Product Image
View cart “Aksesoris Magnet Kulkas” has been added to your cart.

Kipas Batik Sutera

Rp220,000

Brand:
  • Bahan kipas terbuat dari kain sutera
  • Untuk gagangnya terbuat dari kayu mahoni
  • Warna dasar hitam kombinasi biru
  • Motif Gunungan
  • Ukuran 22 Cm

Tidak ada yang dapat memastikan asal mula munculnya kipas tangan. Mungkin saja kipas tangan telah muncul sejak jaman batu, ketika manusia berhasil menciptakan api dan menggunakan berbagai macam objek untuk menghembuskan angin sehingga api tetap menyala. Di Mesir, kewujudan kipas tangan dapat terlihat dari bagian atas palu upacara yang sekarang dipakang di Asmolean Museum of Oxford. Kipas tangan ini adalah milik “Narmer”, wujud sekitar tiga ribu tahun sebelum Masehi. Dulu, orang-orang tinggi di Mesir tidak menggunakan kipas tangan sendiri, tapi dibantu oleh para budak. Kipas tangan di Mesir berukuran besar, tak dapat dilipat dan berbentuk setengah lingkaran, terbuat dari bulu binatang dan bergagang panjang. Bayangkan saja Cleopatra sedang duduk sambil dikipasi oleh beberapa budak, wah, elegan sekali! Di Mesir, kipas tangan tidak hanya untuk mengatasi panas tapi juga menghalau serangga.

Di Yunani, kipas tangan juga digunakan untuk mengusir serangga. Ada berbagai macam kipas tangan, seperti miosoba, ripis dan osigma. Di Roma, jenis kipas tangan yang sering dipakai adalah flabellum, sementara kipas tangan muscaria digunakan agar tidak ada lalat yang mendekat. Lain halnya di Cina, tradisi memakai kipas tangan muncul sejak pemerintahan Kaisar Hsien Yuan, sekitar 2697 sebelum masehi. Ceritanya, ketika itu sedang diadakan pesta topeng dan udara sangat panas. Seorang putri yang merasa panas kemudian mengipas-ngipas dirinya menggunakan topeng miliknya, sangat dekat dengan wajahnya agar tidak ada tamu laki-laki yang mengenalinya. Tanpa ia sadari, ia telah menjadi trendsetter dan semua wanita yang hadir pada pesta tersebut menjadi ikut-ikutan. Ada beberapa penulis yang mengatakan bahwa bukti arkeologi wujudnya kipas tangan berasal dari abad ke delapan di Cina (kipas tangan yang tak dapat dilipat) dan abad ke sembilan di Jepang (kipas tangan lipat).

Pada abad pertengahan, kipas tangan jenis flabellum digunakan pada liturgi Kristen untuk menghalau serangga dan menciptakan suasana adem kepada umat yang datang. Setelah abad ke empat belas, flabellum tidak lagi digunakan di gereja Katolik. Meskipun begitu, gereja-gereja di Yunani dan Armenia masih menggunakan rhipidion alias kipas tangan. Kipas tangan juga ternyata sudah digunakan sejak suku Inca dan Aztek, lho! Penggunaan kipas tangan juga sangat populer di Spanyol. Hadiah kipas tangan yang sangat populer adalah pemberian kipas tangan yang terbuat dari bulu hewan dari Christopher Colombus kepada Ratu Elisabeth setelah pulang dari perjalanan dari Amerika.

Pernahkah Anda bertanya-tanya darimana kipas tangan lipat berasal? Kipas tangan lipat ternyata diciptakan oleh orang Jepang! Kipas tangan lipat muncul sekitar abad keenam hingga kesembilan. Pada jaman itu, kipas tangan disebut sebagai akomeogi, biasa diselipkan pada baju tradisional wanita Jepang, akome. Menurut sejarah, seorang biksu Jepang bernama Chonen memberikan kipas tangan lipat yang terbuat dari kayu serta dua buah kipas tangan kertas kepada seorang kaisar Cina pada tahun 988. Lalu, pada abad ke sebelas, Korea muncul dengan kipas tangan lipat yang sebenarnya berasal dari Jepang dan mempersembahkannya kepada petinggi Cina. Sejak saat itulah popularitas kipas tangan lipat meroket di Cina, baik yang terbuat dari kayu maupun kertas.

Nah, kipas tangan Wiracana Handfan adalah jenis kipas tangan lipat. Kipas tangan Wiracana Handfan sangat berbeda dengan kipas tangan lainnya karena memadukan desain oriental dan barat. Anda dapat memilih kipas tangan lipat yang terbuat dari kain sutra maupun kain biasa. Mulai dari kipas tangan yang polos, dua warna, bermotif hingga tenunan khas Bali, semua kipas tangan lipat Wiracana Handfan dilengkapi dengan sentuhan elegan tassel pada bagian bawah. Mengipas dengan kipas tangan Wiracana Handfan akan membuat Anda adem dan telrihat modis!

Berat 1Kg
Kondisi BARU

Shopping Cart

Subtotal: Rp35,000.00

View Cart Checkout